Beranda
Berawal dari tanah kosong 40 tahun yang lalu tepatnya di daerah Ciputat, seorang budayawan dan pecinta lingkungan yang bernama Boediardjo dengan ketekunannya berhasil membuat lahan 8 hektare menjadi daerah yang hijau dan sejuk. Banyak sekali tanaman yang hampir punah atau tanaman yang hanya ada di negara lain terdapat disini, salah satu contohnya Pohon Bodhi (pohon tempat bertapa Sang Budha).
Karena kecintaan beliau terhadap tanaman terutama anggrek, maka pada tahun 80-an dibuatlah area usaha pembudidayaan Anggrek dan diberi nama Tingal Orchid. Nama Tingal diambil karena ingin mengenang nama sebuah desa tempat kelahiran beliau yaitu Desa Tingal yang terletak tidak jauh dari Candi Borobudur, Magelang. Pada tahun 1999 nama Tingal Orchid diganti menjadi Tingal Country dan akhirnya pada tahun 2008 diganti menjadi Tanah Tingal dan dipakai hingga sekarang.
Sejak itu juga usaha dan pelayanan Tanah Tingal semakin berkembang dengan adanya pelayanan dibidang Plant Nursery atau tanaman dan media tanam juga pelayanan di bidang Jasa Kegiatan di Alam Bebas untuk anak-anak sampai dewasa yang menggunakan metode Belajar berbasis pengalaman dengan memanfaatkan alam bebas sebagai medianya.



